Macam – Macam Teknik Melukis

Seni Lukis

Dalam sejarahnya, dunia lukis telah mengalami banyak perkembangan. Hal ini tercermin dari aliran seni lukis yang tercipta dan teknik melukis yang terus berkembang.

Berikut adalah teknik – teknik yang digunakan dalam melukis dan media – media yang digunakan selain media kain kanvas.

macam-macam-teknik-lukis

 

Teknik Dalam Seni Lukis

1. Cat Air

ai
cara melukis dengan menggunakan cat yang dicampur dengan air, media yang digunakan adalah kertas halus, disapukan dengan menggunakan kuas basah

2. Distemper
cara melukis dengan teknik sederhana dan berubah – ubah dengan menggunakan warna susu yang dicampur dengan lem

3. Fresco (lukisan dinding)

g
sebuah teknik yang berkembang pada zaman purbakala. Media yang digunakan adalah lapisan tanah yang dicampur dengan air untuk membuat lukisan plester pada dinding atau langit – langit

4. Lukisan Jari
sebuah teknik melukis yang menggunakan jari tangan sebagai pengganti kuas. Teknik berasal dari Cina. Media yang digunakan umumnya cat air.

5. Lukisan Minyak

797986_lake
sebuah teknik melukis yang menggunakan lapisan tanah di bawah media lukis untuk memperkecil penyerapan munyak pada permukaan gambar

6. Lukisan Telur

Lukisan_dengan_media_telur_yang_menarik_perhatian
sebuah teknik melukis yang mencampurkan warna/cat yang akan digunakan dengan kunging telur

7. Lukisan Gua

a172_Magura1
sebuah lukisan yang menggunakan dinding gua sebagai media lukisnya. (nn)

8. TEKNIK BASAH

Merupakan teknik lukis dengan cara mengencerkan cat minyak terlebih dahulu dengan menggunakan minyak cat, baru kemudian dipoleskan diatas permukaan kanvas. Dalam teknik ini menggunakan jenis kuas yang panjang bulunya. Teknik basah ini biasanya digunakan untuk melukis secara rata (flat) atau tanpa kesan volume. Kelebihan dari teknik  ini adalah: akan cepat memblok warna, lukisan terlihat bersih dan cemerlang, hanya membutuhkna cat minya yang relatif sedikit, serta cat minyak yang menempel di palet masih tetap bisa dipergunakan.

9. TEKNIK KERING

Melukis dengan menggunakan teknik kering berarti melukis tanpa menggunakan minyak cat (linseed oil). Teknik ini menggunakan kuas dalam keadaan kering dan tidak berminyak. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan cat yang baru dikeluarkan dari dalam tube. Teknik kering ini cocok untuk melukis dengan kesan volume dan keruangan, seperti realisme, naturalisme, dan surelisme. Adapun kelebihan dari teknik kering ini adalah: mudah membentuk objek dan kesan keruangan, mudah mengontrol proses pendetailan, lebih mudah menghapus warna dengan cara menumpuk dengan warna lain, selama melukis pandangan tidak akna terganggu dengan faktor cat yang mengkilat, serta cat akan lebih cepat kering.

10. TEKNIK CAMPURAN

Banyak orang yang menyebut teknik campuran sebagai teknik akademis. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik kering dan teknik basah. Bisa dibilang teknik ini merupakan penyempurna dari kedua teknik sebelumnya. Teknik ini dilakukan dengan teknik kering dahulu (memblok warna sambil menambah intensitas minyak cat secara perlahan hingga menjelang finishing lukisan

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s